ayahku guru terbaikku
Ayah
Tutur bijaksanamu yang kadang kasar
Menggambarkan pribadi kokoh nan tegar
Sorot mata yang kadang nanar
Menyiratkan akan semangat yg berkobar
Ayah
Tiada keluh atau kesah
Berjuang demi sesuap nafkah
Dengan nafas terengah engah
Kadang lupa jasmaninya mulai lemah
Ayah
Tak pernah ia luapkan tangis pilu
Tak berarti ia berhati batu
Bukan ia seolah tak menahu dan bisu
Ia hanya mencoba tegar dg sayatan beribu ribu
Ayah
Sosok kuat dalam hidupku
Yang mngajarkan ku menapak di debu
Dan berjalan di atas kerikil dan batu
Memahami lengkungnya langit biru
Mengarungi laut yang membiru
Ayah
Ku rindu ejekanmu yang penuh filosopi
Guyonan yang penuh teka teki
Candaan aneh yang penuh misteri
Yang mengajarkan tau diri dan terus berlari
Ayah
Ilmumu tak akan mati mesti bumi telah menyayangi
Mesti jejak mu tak terlihat lagi
Namun ajaranmu kan tetap bersemayam di hati
Melekat pada jiwa dan raga ini
Ayah
Hanya seutas doa dan settetes airmata
Kugelungkan rasa bangga
Semoga engkau bahagia
Dalam kasih dan Sayangnya
Ayah
Ku langkahkan kaki kecilku menapaki hidupku
Menapaki ajaran dan wasiatmu
Dengan keyakinan pada ilahi robbku
Pantang menyerah dan semangat berkobar dalam jiwaku
Wahai ayahku semangatku
Ayahku guru terbaik dalam hidupku
Komentar
Posting Komentar